Sabtu, 22 Juni 2013

Posted by agis maulana
No comments | 17.01

Menaksir

Menaksir adalah memperkirakan (mengira-ngira) tinggi suatu pohon, lebar sebuah sungai, arus sungai, jarak perjalanan, keadaan cuaca dan mengukur berat suatu benda.
Mengukur suatu tidak dengan perkiraan atau dengan menyebut sebuah bilangan. Perkiraan yang kita buat haruslah didasarkan pada suatu perhitungan dan pada sebuah bilangan yang sudah diketahui. Untuk itu, kita harus mengetahui ukuran diri kita sendiri dengan cara mengetahui :
  1. Ukuran jempol
  2. Panjang dari ujung jempol hingga ujung telunjuk
  3. Panjang dari ujung jempol hingga ujung kelingking
  4. Lebar tangan
  5. Panjang dari pergelangan tangan hingga siku
  6. Panjang telapak kaki
  7. Panjang tangan direntangkan
  8. Panjang langkah kaki
  9. Tinggi badan
  10. Berat badan
Ukuran badan yang sudah kita ketahui, catat dalam buku dan hafalkan di luar kepala. Lebih baik lagi jika kita mempunyai tongkat yang panjangnya 1,6 M.
  • Sendi yang paling ujung Jari Tengah atau Jempol           (1 inci)
  • Jarak antara jempol dengan telunjuk                              (8 inci)
  • Jarak antara jempol dengan kelingking                           (9 inci)
  • Dari pergelangan tangan ke siku, dan juga panjang kaki (10 inci)
  • Dari siku-siku ke ujung telunjuk (disebut cubit)               (17 inci)
  • Dari tengah-tengah tempurung lutut ke tanah                  (18 inci)
  • Kedua tangan lurus ke samping dari ujung jari sampai keujung jari lainnya disebut “vadem” sama dengan  tinggi badan Kita.
  • Denyut darah pada perelangan tangan (pols) kira-kira 75 kali permenit.
  • Satu langkah biasa -+ 2 1/4 kaki
  • Setiap 120 langkah -+ 100 yard
  • Langkah berjalan cepat lebih pendek dari langkah berjalan perlahan
  • Menghitung jarak dapat dihitung dengan kecepatan suara, yaitu kecepatan suara sama dengan jumlah hari dalam setahun (365 hari)
  • Menaksir jarak perjalanan dapat dipergunakan waktu lamanya berjalan yaitu setiap 4 mil = 1 jam
  • Menaksir jarak dengan pandangan :
  1. Pada jarak 50 yard mulut dan mata nampak
  2. Pada jarak 100 yard mata seperti titik
  3. Pada jarak 200 yard kancing dan bagian dari atribut pakaian masih nampak kelihatan.
  4. Pada jarak 300 yard raut muka dapat terlihat
  5. Pada jarak 500 yard warna seragam dapat diketahui
  6. Untuk jarak yang lebih dari tersebut di atas, carilah titik tengahnya dari benda tersebut.
  • Merah pada waktu malam                             = cuaca baik
  • Merah pada waktu pagi akan                         = turun hujan
  • Kuning pada waktu matahari terbenam            = cuaca berangin
  • Kuning pucat pada waktu matahari terbenam   = berarti hujan
  • Embun dari kabut pagi hari                             = cuaca bagus
  • Matahari terbit dari awan yang rendah             = cuaca baik
  • Matahari terbit dari awan yang tinggi               = cuaca berangin
  • Awan halus                                                   = cuaca bagus
  • Awan halus terbatas terang                            = cuaca berangin
  • Awan bergigi                                                 = cuaca berangin kuat
  • Angin sebelum hujan                                     = cuaca baik
  • Hujan sebelum angin                                     = ingat talam dan tali
4. MENAKSIR LEBAR

Menaksir Lebar dengan Rumus : AB = 2 (DE)

Menaksir Lebar dengan Rumus : EF = DF

Masih banyak cara lain untuk mengukur lebar sungai dengan mempergunakan perbandingan-perbandingan ilmu ukur. Misalnya, kalau sungai itu tidak terlalu lebar, lemparkan sebuah batu yang diikat pada seutas tali, sekarang tariklah batu itu, hingga terletak di tepi sungai yang diseberang. Berilah tanda tali yang ada ditangan kita yang terletak di tepi sungai itu. Jarak dari tanda hingga ke batu merupakan lebar sungai yang hendak diukur.
Jagalah supaya tali lurus dan jangan sampai miring letaknya.

5. MENAKSIR TINGGI

Menaksir Tinggi dengan Rumus : AB : AD = BC : DE

Keterangan
AB : Jarak penaksir dengan tongkat
BD : Jarak tongkat dengan pohon
AD : AB + BD
BC : Panjang tongkat
DE : Tinggi Pohon

  1. Letakkan tongkat di air seperti terlihat pada gambar di atas. Setelah tongkat tenang, lemparkan ke air sebatang ranting (harus terapung) atau benda lainnya agak jauh di depan titik (X).
  2. Saat ranting mencapai titik (X) mulailah menghitung waktu yang akan ditempuh sampai titik (Y). Saat mencapai titik (Y) lihatlah berapa waktu tempuh ranting itu dari X ke Y, maka kita dapatkan (T).
  3. Masukkan panjang tongkat dan watu tempuh ke dalam rumus di atas, maka kita akan dapatkan perkiraan besarnya Deras Arus Sungai tersebut.
7. MENAKSIR DALAM SUNGAI

a.Dengan mempergunakan perbandingan llmu Ukur.
Ambil sepotong bambu atau lainnya. Kita berdiri di tepi sungai dan masukkan bambu ke dalam air, hingga membentuk sudut 45° dengan dasar sungai. Panjang sebuah sisi segitiga itu adalah dalamnya sungai.
Persamaan :

b.Dengan mempergunakan Seutas Tali.
Kita berdiri di tepi sungai dengan memegang sebatang bambu. Di ujung bambu kita sangkutkan seutas tali dan pada ujung tali kita gantungkan sebuah batu.
Peganglah bambu itu di atas permukaan air dan luncurkan batu itu ke dalam air. Jika batu itu sudah sampai dasar sungai, maka bagian yang basah dari tali tersebut akan menjadi dalamnya sungai. Kerjakanlah pengukuran ini pada beberapa tempat, agar mendapatkan rata-rata dalamnya sungai.

Menaksir berat suatu benda itu perlu kita ketahui. Misalnya, jika kita pergi ke pasar untuk berbelanja, kita harus dapat menaksir berat ikat yang akan kita beli. Atau kita perlu juga mengetahui untuk menaksir berat perlengkapan berkemah yang akan kita bawa agar kita dapat mengetahui kemampuan badan kita.
Mengukur berat ini memerlukan ketelitian dan hal tersebut tidaklah mudah, perlu latihan terus menerus hingga kita dapat membedakan setiap berat sebuah benda. Untuk melatihnya pertama-tama, ambillah sebuah benda yang beratnya telah diketahui, misalnya sebuah batu yang beratnya 1 Kg, atau ambillah sebuah benda lain yang beratnya juga 1 Kg, yang dipergunakan untuk mengukur berat. Dengan memegang benda ini di tangan yang sebelah, kita mencoba menaksir berat benda yang akan kita timbang dengan tangan yang sebelah lagi. Agar mendapatkan hasilnya, cobalah menimbang barang yang hendak ditimbang itu dengan timbangan. Ulangi percobaan ini beberapa kali, supaya kita mendapat berat yang sebenarnya. Haruslah diingat, bahwa sebuah benda terasa lebih berat di tangan kiri dari pada di tangan kanan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Blogroll

About